Taman, 05 Januari 2026 – Mengawali kegiatan pembelajaran pada semester II tahun pelajaran berjalan, MI Darul Muttaqin melaksanakan rangkaian kegiatan terpadu yang sarat dengan nilai kebersamaan, kedisiplinan, spiritualitas, serta penguatan karakter peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 05 Januari 2026 dan diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari peserta didik, dewan guru, tenaga kependidikan, hingga kepala madrasah.
Rangkaian kegiatan awal semester II tersebut meliputi senam bersama, apel pagi, doa bersama dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-102, penguatan karakter oleh kepala madrasah, serta penyampaian program semester II oleh guru kelas masing-masing. Seluruh kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme, sebagaimana tampak dalam dokumentasi kegiatan yang menunjukkan keterlibatan aktif seluruh warga madrasah.

Kegiatan diawali dengan senam bersama yang dilaksanakan di halaman madrasah pada pagi hari. Sejak pagi, peserta didik telah berkumpul dengan rapi mengenakan seragam madrasah. Senam dipandu oleh guru olahraga dengan iringan musik yang ceria dan penuh semangat. Gerakan senam yang dilakukan bersifat ringan, sederhana, dan mudah diikuti oleh seluruh peserta, mulai dari siswa kelas rendah hingga kelas tinggi.
Dalam dokumentasi kegiatan terlihat para siswa mengikuti gerakan senam dengan penuh keceriaan. Ekspresi wajah yang cerah dan penuh semangat menunjukkan bahwa kegiatan ini disambut dengan antusias oleh peserta didik. Tidak hanya siswa, para guru dan tenaga kependidikan juga turut serta mengikuti senam bersama, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan harmonis.
Senam bersama ini bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani serta membiasakan pola hidup sehat di lingkungan madrasah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangkitkan semangat siswa setelah menjalani masa libur semester. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang segar, diharapkan para siswa lebih siap mengikuti proses pembelajaran di semester II.
Salah satu guru menyampaikan bahwa senam bersama merupakan kegiatan rutin yang memiliki dampak positif bagi siswa. “Anak-anak terlihat lebih ceria dan bersemangat. Senam ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mempererat kebersamaan antara siswa dan guru,” ungkapnya.

Usai melaksanakan senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan apel pagi. Seluruh peserta didik berbaris dengan tertib sesuai dengan kelas masing-masing. Barisan siswa tampak rapi, mencerminkan kedisiplinan yang telah dibiasakan di lingkungan madrasah. Apel pagi dipimpin langsung oleh kepala madrasah dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan.
Dalam amanatnya, kepala madrasah menyampaikan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan sikap tertib dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan madrasah. Ia menekankan bahwa apel pagi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan sarana pembentukan karakter peserta didik.
“Melalui apel pagi, kita belajar tentang disiplin waktu, kerapian, dan kepatuhan terhadap aturan. Sikap disiplin yang dibiasakan sejak dini akan menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam meraih masa depan,” ujar kepala madrasah di hadapan peserta apel.
Apel pagi juga dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian informasi penting terkait kegiatan madrasah selama semester II. Kepala madrasah mengajak seluruh siswa untuk memulai semester baru dengan semangat baru, tekad yang kuat, serta komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Setelah apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dalam rangka menyambut Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-102. Kegiatan doa bersama ini dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan dan menjadi salah satu momen paling sakral dalam rangkaian kegiatan awal semester II.
Doa dipimpin oleh salah satu guru dengan menggunakan pengeras suara, sebagaimana terlihat dalam dokumentasi foto. Para guru tampak duduk bersila dengan khidmat, sementara siswa mengikuti doa dengan tertib dan penuh kesungguhan. Suasana religius begitu terasa, mencerminkan kuatnya nilai-nilai keislaman yang ditanamkan di madrasah.
Dalam sambutannya, kepala madrasah menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran besar dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia. NU telah banyak berkontribusi dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan cinta tanah air.
“Doa bersama ini kita laksanakan sebagai bentuk rasa syukur dan kecintaan kita kepada Nahdlatul Ulama. Semoga NU di usia ke-102 semakin kuat, istiqamah dalam perjuangan, dan terus memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” tutur kepala madrasah.
Doa bersama ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai spiritual kepada peserta didik, agar mereka senantiasa mengawali setiap aktivitas dengan doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penguatan karakter peserta didik yang disampaikan langsung oleh kepala madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan setelah doa bersama dan diikuti dengan penuh perhatian oleh seluruh siswa.
Dalam penyampaiannya, kepala madrasah menegaskan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia. Ia mengajak para siswa untuk menjadikan semester II sebagai momentum untuk memperbaiki sikap, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat semangat belajar.
“Anak-anak harus menjadi pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik. Jujur, disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati, dan peduli terhadap sesama adalah nilai-nilai yang harus kita pegang teguh,” pesannya.
Penguatan karakter ini juga menyoroti pentingnya menjaga adab terhadap guru, orang tua, dan teman. Kepala madrasah mengingatkan siswa untuk menjauhi perilaku negatif seperti perundungan, berkata kasar, dan melanggar aturan madrasah.
Para siswa tampak menyimak dengan serius dan penuh perhatian. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan arahan yang jelas bagi siswa dalam menjalani kegiatan belajar selama semester II.

Rangkaian kegiatan awal semester II di MI Darul Muttaqin berlangsung dengan sukses dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pembuka kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan spiritual, serta penanaman nilai-nilai kebersamaan dan kedisiplinan.
Melalui senam bersama, apel pagi, doa bersama menyambut Harlah NU ke-102, penguatan karakter oleh kepala madrasah, serta penyampaian program semester II oleh guru kelas, diharapkan seluruh peserta didik dapat menjalani semester II dengan semangat baru dan sikap yang lebih baik.
Kepala madrasah berharap seluruh warga madrasah dapat terus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas. “Mari kita jadikan madrasah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar dan membentuk karakter. Dengan kebersamaan dan niat yang tulus, insyaallah kita dapat meraih hasil yang terbaik,” pungkasnya.
Dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah dan semangat kebersamaan, MI Darul Muttaqin optimis mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.









